Konsultasi ? klik disini!

Pertanyaan:

Pak ustadz, ada anak didik yang tanya, saya kesulitan menjawab. Mohon dijelaskan! lebih mudah mana melakukan kebaikan atau melakukan kejahatan?

Terima kasih (0816154xxxxx) 

Jawaban:

Bismillah …

Melakukan kebaikan itu LEBIH MUDAH dari pada melakukan kejahatan.

? Kebaikan itu tidak butuh modal, jika ada kebaikan yang membutuhkan modal maka itu berlaku hanya bagi yang mampu. Beda dengan keburukan. Hampir tidak ada satupun kejahatan yang bisa dilakukan tanpa modal. Minimal harus dari orang lain. Contoh: belajar agama cuman butuh menyempatkan waktu, duduk, dengar, paham, pulang. Selesai! Nggak harus bayar, bawa buku, kitab dll … itu kondisional. Bandingkan dengan hura2 kemaksiatan dll … modalnya? Gede banget. Dapat apa? Nol.

?tidak ada ancaman bagi pelaku kebaikan, sebaliknya yg ada adalah penghargaan. Sangat berbeda dengan kejahatan, didunia saja ada undang2 nya, ada petugasnya (polisi), ada hukumannya … belum lagi ancaman di akhirat.

?Hanya Diam, asal sesuai tempatnya juga sudah menjadi kebaikan.

?Niat baik, itu saja sudah menjadi kebaikan sekalipun kita belum mampu melaksanakannya.

? Sabda Rasululloh

الدين يسر

“Agama itu mudah” (HR. Bukhori)

إن دين الله الحنيفية السمحة

“Sesungguhnya agama Allah itu lurus dan MUDAH”  (Abu Nu’aim dlm Hilyatul Awliya)

TAPI ….. mengapa “terasa berat”, sekali lagi hanya “terasa” tidak sungguh2 berat. Jawabannya ……  karena N A F S U.

MAKA …. Jika ingin benar2 merasakan kemudahan dalam menjalankan kebaikan … KALAHKAN NAFSU !

Wallahu a’lam