Konsultasi ? klik disini!

الدنيا متاع وخير متاعها المرأة الصالحة

Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhisan adalah perempuan sholihah (HR. Muslim di takhrij oleh Abi Nu’aim dalam al-Mustakhroj)

Di suatu daerah terdapat seorang gadis yang sangat cantik dan belum menikah.

Sudah beberapa orang mulai pemuda, orang kaya, hingga pejabat mencoba untuk melamarnya, akan tetapi selalu ditolaknya. Hingga beberapa tahun kemudian ia tetap sendiri, hingga akhirnya datang pemuda biasa yang melamarnya dan ia terima.

Kedua orang tuanya heran terhadap anaknya dengan alasan apa menerima pemuda biasa padahal sebelumnya banyak yang lebih dari dirinya.

Sang ayah: Wahai putriku, mengapa engkau menerima pemuda itu sedangkan ia kelihatan biasa saja?

Putri: Ayah…..Setiap kali datang orang melamarku, aku selalu membuat kopi pahit tanpa gula dan aku haturkan kepadanya supaya orang itu dapat melihatku. Setelah memandangkanku mereka terbuai dengan kecantikanku. Akan tetapi setelah mencicipi kopi pahitku, mereka memicingkan matanya, seolah mengingkariku dan tidak memandang keberadaanku.Ketika mulai berbicara mereka me bicarakan kecantikan, harta serta pangkat.

Sedang pemuda ini lain, setelah ia mencicipi kopi pahitku, ia memandangku dan tersenyum padaku, seolah mengerti bahwa diriku mensyaratkan suami yang mampu menahan beban berat hidup sebelum enaknya kesuksesan.

Karena keluarga akan terbina sukses setelah melewati kesulitan-kesulitan, dan tetap tersenyum memandangku walaupun ia merasakan dan mengetahui kekurangan dan kesalahanku. Karena cobaan pasti akan menghampiri.

Sang ayah: Begitu bijaksananya engkau putriku, semoga engkau diberi kebahagiaan dalam membina keluarga bersama suami karena disamping cantik, engkau mempunyai kecerdasan dan akhlaq yang mulia.

اللهم زوجة صالحة تعينني على نيل رضاك يا رحمن وعاقب لي معها ذرية صالحة تكون أثرا باقيا من بعدي بجاه سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم وبحق ونكتب ما قدموا وآثارهم وكل شيء أحصيناه في إمام مبين.